Cerita motivasi para Ketua Arisan Mapan yang sempat kesulitan membeli barang kebutuhan sehari-hari karena terkendala oleh akses yang sulit. Melalui Arisan Mapan, kini mereka bisa mendapatkan berang yang diperlukan dengan mudah.

 

Betapa beruntungnya kita yang tinggal di kota-kota besar, jika ingin membeli barang tinggal jalan kaki atau naik transportasi umum maupun pribadi ke toko atau swalayan yang jaraknya dapat ditempuh hanya dalam waktu beberapa menit saja. Tapi tahukah kamu? Beberapa orang lainnya yang tinggal di desa-desa atau pelosok di Indonesia justru sulit sekali mendapatkan akses untuk membeli barang yang sangat mereka perlukan. Jangankan ke swalayan, di beberapa daerah Jawa dan Bali masih banyak warganya yang harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk berbelanja di pasar tradisional.

 

Tak jarang pula beberapa warga di desa tersebut memilih untuk membeli barang dari tukang kredit keliling yang datang setiap hari menawarkan barang-barang kebutuhan sehari-hari sebagai solusi. Kalau pun tak ingin membeli dari tukang kredit yang jika dihitung-hitung cicilannya jauh lebih mahal dari harga asli, beberapa di antara mereka ada yang bela-belain pergi ke kota yang jaraknya jauh.

 

Para Ketua Arisan Mapan ini tinggal di beberapa daerah di Jawa dan Bali yang akses menuju pasar atau kota terdekat saja bisa ditempuh hingga seharian. Semoga cerita motivasi ini bisa membuka mata kita untuk selalu bersyukur betapa beruntungnya kita dan memotivasi para ketua Arisan Mapan lainnya.

 

Dengan Niat yang Baik Akan Tercipta Hasil yang Baik

 

Ibu Hindun adalah seorang Ketua Arisan Mapan asal Desa Cidokom, Kabupaten Bogor, dan juga Ketua Pengajian di desanya. Warga di sekitarnya memiliki kesulitan akses ke pasar dan pusat perbelanjaan karena jaraknya yang cukup jauh. Jika ingin membeli barang yang besar seperti kulkas atau mesin cuci, mereka harus menambah ongkos pengiriman lagi dari toko di mana mereka membeli barang tersebut sehingga harganya menjadi semakin mahal.

 

Suatu waktu salah seor
ang tim Arisan Mapan datang ke rumah Bu Hindun dan memperkenalkannya dengan konsep Arisan Mapan. Suka dengan konsep Arisan Mapan yang memudahkan anggotanya, Bu Hindun pun akhirnya mendaftar jadi Ketua Arisan. Beliau berinisiatif untuk menawarkan Arisan Mapan kepada tetangga dan orang-orang di sekitar rumahnya.

 

Awalnya mereka tidak terlalu antusias namun setelah sekian lama, banyak warga yang akhirnya berminat karena barang yang ditawarkan adalah barang berkualitas dan belinya dengan konsep arisan tanpa ada bunga kredit. Saya menawarkan Arisan Mapan ini di setiap kegiatan pengajian yang berjalan setiap minggu. Alhamdulilah saya bisa bentuk lebih dari 10 kelompok Arisan Mapan dan keinginan saya ingin membantu warga desa Cidokom untuk memenuhi kebutuhan barang rumah tangga pun lambat laun semakin tercapai. Dengan niat yang baik akan tercipta hasil yang baik.”

ketua arisan mapan-hindun
Hindun, Ketua #ArisanMapan Desa Cidokom, Kabupaten Bogor

 

Mendapatkan Barang Impian Kini Menjadi Lebih Mudah

Salah satu daerah yang aksesnya cukup sulit adalah Banjarnegara. Desi, Ketua Arisan Mapan asal kota ini sebelum bergabung dengan Arisan Mapan harus pergi jauh ke Purwokerto dan mengeluarkan uang yang lebih banyak untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari. Desi merasa sulit sekali untuk bisa mewujudkan keinginannya di sini. Hingga pada suatu hari, tim Arisan Mapan secara tidak sengaja datang ke rumahnya untuk memperkenalkan Arisan Mapan.

 

Saya merasa terbantu dengan adanya Arisan Mapan. Dengan Arisan Mapan, akses terhadap barang jadi lebih mudah dan barang bisa datang dengan tepat waktu. Kini saya bisa menggunakan uang dengan bijak dan dengan menjadi Ketua Arisan Mapan saya bisa membantu tetangga mendapatkan barang dengan mudah.”

ketua arisan mapan desi
Desi, Ketua #ArisanMapan Banjarnegara

 

Arisan Mapan Bantu Memberi Keringanan Akses

 

Karena tidak percaya dengan arisan barang atau kredit karena bayarannya yang semakin mahal, Bu Karomah, Ketua Arisan Mapan asal Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, lebih memilih untuk membeli barang ke pasar yang jaraknya cukup jauh dari rumah dan rela mengeluarkan uang lagi untuk ongkos angkutan umum. Saat itu tak ada pilihan lain bagi Bu Karomah.

 

Perkenalan pertama Bu Karomah dengan Arisan Mapan adalah bergabung sebagai anggota Arisan Mapan oleh tetangganya yang sudah bergabung menjadi Ketua Arisan. Setelah Bu Karomah menerima barang dan merasakan sendiri manfaat Arisan Mapan, akhirnya Bu Karomah pun langsung memutuskan untuk menjadi Ketua Arisan Mapan.

 

Setelah kenal dengan Arisan Mapan, pikiran jelek saya mengenai arisan barang jadi berubah. Selain barang yang dijual adalah barang berkualitas, Arisan Mapan juga membantu memberi keringanan akses untuk ibu-ibu di desa saya yang memiliki masalah yang sama dengan saya. Akhirnya saat ini saya sudah punya 2 kelompok arisan. Terima kasih Arisan Mapan.”                                                                                                       
ketua arisan mapan karomah

Ibu Karomah, Anggota #ArisanMapan Desa Pengatigan, Kec. Rogojampi, Banyuwangi

 

Akses Lebih Mudah, Tak Perlu Keluar Modal untuk Menjual Barang

 

Sebelum menjadi Ketua Arisan Mapan di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Deni Tarliman sebelumnya juga sudah bergabung dengan RUMA sebagai Agen Pulsa. Ketika ditawarkan oleh tim Arisan Mapan, Deni pun sangat bersemangat untuk menjalani Arisan Mapan karena yang ada dibenaknya saat itu adalah Arisan Mapan ini akan sangat membantu warga sekitar.

 

Sebelum bergabung dengan Arisan Mapan, Deni Tarliman dan beberapa warga di sekitarnya selalu membeli barang dari pasar yang jaraknya jauh sehingga membutuhkan biaya yang lebih besar untuk ke sana, dan harga barangnya pun relatif mahal.

Saya sudah bergabung sebagai Ketua Arisan selama empat bulan dan sudah mempunyai empat kelompok arisan. Banyak warga yang senang karena barangnya menarik, terjamin, dan kualitasnya yang bagus. Saya pun mendapatkan banyak keuntungan dari merekrut anggota dan dapat menjual barang tanpa modal.”

ketua arisan mapan deni

Deni Tarliman, Ketua #ArisanMapan Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung

Leave a Comment