arisan mapanNamanya adalah Ibu Nunuk, seorang ibu rumah tangga yang memiliki 3 orang anak dan memiliki usaha industri rumahan untuk kue dan snack. Sebelum menjadi Ketua Arisan Mapan, Bu Nunuk yang tinggal di Semarang ini juga menjabat sebagai Ketua RT di daerah tempat tinggalnya. Sebagai Ketua RT, rumah Bu Nunuk sering kali didatangi oleh tukang kredit untuk meminta izin promosi dan presentasi di acara PKK RT tempat Bu Nunuk tinggal.

 

Sebenarnya Bu Nunuk sering merasa resah ketika ada tukang kredit yang datang dan menawarkan produk di lingkungan tempat tinggalnya. Bu Nunuk tahu betul kalau harga yang ditawarkan oleh tukang kredit bisa sampai dua hingga tiga kali lipat dari harga aslinya. “Saya sebagai ibu RT sebenarnya sedikit merasa keberatan jika ada yang meminta izin untuk promosi. Saya sangat merasakan banyak kerugian yang didapat jika saya mengambil barang kredit. Harga bisa naik hingga 2 kali lipat. Saya bahkan sampai harus mengurangi uang jajan anak saya karena harus berhutang untuk membeli kebutuhan rumah tangga,” kenangnya.

 

Sampai akhirnya suatu hari ada staff dari PT. RUMA yang datang dan menawarkan Arisan Mapan, Bu Nunuk merasa tergerak untuk membantu masyarakat di sekitar tempat tinggalnya agar terbebas dari kredit dan dapat membeli barang yang selama ini mereka impikan dengan cara yang mudah dan harga yang terjangkau. Berbekal keterangan yang diberikan oleh staff PT. RUMA mengenai cara membeli barang dengan sistem arisan dan harganya juga sama dengan harga pasar ketika beli tunai, Bu Nunuk pun mantap menjadi Ketua Arisan Mapan di Desa Sendagguwo, kecamatan Tembalang, Semarang.

 

Setelah Mengenal Arisan Mapan

 

Sejak saat itu, ketika ada kredit yang datang, Bu Nunuk bisa langsung bilang tidak dan malah menjelaskan tentang RUMA dan Arisan Mapan kepada staff kredit tersebut. “Saya merasa sangat bahagia bisa bantu banyak warga di Desa Sendagguwo untuk bisa membeli barang kebutuhan dengan harga normal tapi bisa dicicil,” ungkapnya. “Malahan ada yang sampai bisa buka usaha sendiri dari produk yang dibeli dari Arisan Mapan,” tambahnya lagi.

 

Menurut Bu Nunuk, Arisan Mapan tak hanya membuatnya mendapatkan penghasilan tambahan, tetapi juga dapat membuat masyarakat di lingkungannya mampu mewujudkan keinginan yang mereka impikan dengan cara menabung dan bergotong royong.

Leave a Comment